Membangun Generasi Baru Yang Berintegritas dan Anti Korupsi

Apa kabar kawan? semoga dalam keadaan sehat, kali ini ane mau ngasih tau tentang membangun generasi baru yang berintegritas dan anti korupsi baik mari kita lihat.

Narasumber: Irjen.pol (purn) Basaria Panjaitan.S.H.M.H (wakil ketua KPK)

Generasi baru atau lebih dikenal dengan generasi muda sangatlah berperan penting dalam jiwa bangsa terutama dalam menegakkan kebenaran, generasi muda juga berperan penting dalam proses kemerdekaan bangsa ini, dimana kemerdekaan bangsa Indonesia juga tak terlepas dari peran generasi muda pada saat itu seperti soekarno dan bung hatta, sejarah juga mencatatkan pada tahun 1998 generasi muda yang mengenyam dunia perguruan tinggi berhasil menurunkan presiden pada saat itu soeharto yang mana pada saat itu ekonomi bangsa sangatlah rendahbahkan mempunyai hutang dimana-mana.
Begitu pula generasi muda pada zaman sekarang, bahwasannya genersi muda zaman sekarang mempunyai integritas dan anti korupsi, hal ini harus ditanamkan kepada setiap individu generasi muda sejak dini agar hal ini menjadi sebuah kebiasaan yang baik dan dapat membantu perkembangan bangsa ini bukan malah memper buruk keadaan dengan menjadi koruptor.
Menurut ibu basaria panjaitan ada tiga unsur yang harus diterapkan dalam setiap individu:
1. jujur dalam berpikir
2. jujur dalam berbicara
3. jujur dalam bertindak
tiga hal tersebut tidak bisa terpisahkan dan bahkan harus saling berkesinambungan karena semua unsur tersebut mempunyai peran yang sangat penting dalam menjadikan individu yang berintegritas.
Kemudian ibu basaria juga menjelaskan bahwasannya setiap individu harus mempunyai kepribadian yang sabar dan sederhana dalam kehidupan, yang mana banyak para koruptor sebenarnya dia termasuk dalam kategori mampu dalam menjalani kehidupan, namun didalam pola kehidupannya dia tidak terdapat sikap sabar dan sederhana sehingga hal tersebut menimbulkan sikap yang serakah, apalagi ketika ada suatu kesempatan yang dia peroleh untuk melakukan tindak korupsi tersebut.
Bahkan pada saat ini korupsi tidak hanya berada dalam kalangan pejabat saja melainkan sudah masuk dalam ranah pendidikan dan juga pemerintah desa seperti pemberian dana hibah desa, yang mana banyak sekali perbuatan tindak korupsi bukan hanya dikalangan para pejabat tinggi saja melainkan sudah tersebar dikalangan pejabat desa, hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karena nantinya akan memperburuk keadaan bangsa indonesia oleh karena itu para masyarakat indonesia ketika melihat tindak korupsi segera melaporkan kepada aparatur negara atau bisa ke polisi sekitar.

bangsa yang maju ialah bangsa yang yang terbebas dari tindak korupsi, oleh karena itu mari bantulah negara ini untuk memberantas tindak korupsi disetiap lini.
baik sekian dulu untuk artikel saya kali ini semoga dapat bermanfaat, sekian dan terimakasih.

Keragaman Bahasa di Indonesia


Apa kabar kawan? Kali ini ane mau ngasih tahu kepada kalian mengenai keberagaman bahasa yang ada di Indonesia.
Bangsa Indonesia memiliki bahasa yang sangat beragam hal ini dipengaruhi dengan adanya suku dan ras yang sangat beragam begitu juga dipengaruhi dengan keadaan pulau-pulau yang terpisah-pisah berbeda dengan Negara lain yang kebanyakan kenegaraannya berada dalam satu pulau.
Sebelum kita mengenali bahasa Negara luar kalian perlu mengenali bahasa yang ada di Negara kita sendiri kawan. Baiklah berikut ini merupakan keberagaman Bahasa yang ada di Indonesia:

1. Bahasa Aceh Digunakan di Wilayah Sumatera
2. Bahasa Alas Digunakan di Wilayah Sumatera
3. Bahasa Alor Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
4. Bahasa Ambelan Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
5. Bahasa Angkola Digunakan di Wilayah Sumatera
6. Bahasa Aru Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
7. Bahasa Bacan Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Sula Bacan
8. Bahasa Bada' Besona Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
9. Bahasa Bahau Digunakan di Wilayah Kalimantan
10. Bahasa Bajau Digunakan di Wilayah Kalimantan
11. Bahasa Balantak Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Loinan
12. Bahasa Bali Digunakan di Wilayah Bali
13. Bahasa Banda Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
14. Bahasa Banggai Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Loinan
15. Bahasa Banjar Digunakan di Wilayah Kalimantan
16. Bahasa Bantik Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
17. Bahasa Batak Digunakan di Wilayah Sumatera
18. Bahasa Belu Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
19. Bahasa Bobongko Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Loinan
20. Bahasa Bonerate Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
21. Bahasa Bugis Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
22. Bahasa Bulanga Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Gorontalo
23. Bahasa Bungkumori Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Bungku Langku
24. Bahasa Buol Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Gate
25. Bahasa Buru Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
26. Bahasa Butung Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
27. Bahasa Enggano Digunakan di Wilayah Sumatera
28. Bahasa Gayo Digunakan di Wilayah Sumatera
29. Bahasa Geloli Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
30. Bahasa Goram Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
31. Bahasa Gorontalo Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Gate
32. Bahasa Helo Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
33. Bahasa Iban Digunakan di Wilayah Kalimantan
34. Bahasa Jawa Digunakan di Wilayah Jawa
35. Bahasa Kadang Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
36. Bahasa Kai Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
37. Bahasa Kaidipan Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Gate
38. Bahasa Kail Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
39. Bahasa Kaisar Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
40. Bahasa Kalaotoa Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
41. Bahasa Karo Digunakan di Wilayah Sumatera 42. Bahasa Karompa Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
43. Bahasa Kayan Digunakan di Wilayah Kalimantan
44. Bahasa Kenya Digunakan di Wilayah Kalimantan
45. Bahasa Klemautan Digunakan di Wilayah Kalimantan
46. Bahasa Kroe Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
47. Bahasa Kubu Digunakan di Wilayah Sumatera
48. Bahasa Lain Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
49. Bahasa Laki Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Bungku Langku
50. Bahasa Lampung Digunakan di Wilayah Sumatera
51. Bahasa Landawe Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Bungku Langku
52. Bahasa Layolo Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
53. Bahasa Leboni Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
54. Bahasa Leti Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
55. Bahasa Loinan Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Loinan
56. Bahasa Lom Digunakan di Wilayah Sumatera
57. Bahasa Luwu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
58. Bahasa Madura Digunakan di Wilayah Jawa
59. Bahasa Makassar Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
60. Bahasa Mandailing Digunakan di Wilayah Sumatera 61. Bahasa Mandar Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
62. Bahasa Mapute Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Bungku Langku
63. Bahasa Melayu Digunakan di Wilayah Kalimantan
64. Bahasa Melayu Digunakan di Wilayah Sumatera
65. Bahasa Mentawai Digunakan di Wilayah Sumatera
66. Bahasa Milano Digunakan di Wilayah Kalimantan
67. Bahasa Minangkabau Digunakan di Wilayah Sumatera
68. Bahasa Mongondow Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
69. Bahasa Napu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
70. Bahasa Nias Digunakan di Wilayah Sumatera
71. Bahasa Orang Laut Digunakan di Wilayah Sumatera
72. Bahasa Ot-Danum Digunakan di Wilayah Kalimantan
73. Bahasa Pak-Pak Digunakan di Wilayah Sumatera
74. Bahasa Pantar Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
75. Bahasa Pilpikoro Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
76. Bahasa Pitu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
77. Bahasa Rejang Lebong Digunakan di Wilayah Sumatera
78. Bahasa Riau Digunakan di Wilayah Sumatera
79. Bahasa Roma Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur 80. Bahasa Rote Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
81. Bahasa Sa'dan Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
82. Bahasa Salu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
83. Bahasa Sangir Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
84. Bahasa Sasak Digunakan di Wilayah Bali
85. Bahasa Sasak Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Barat
86. Bahasa Sasak Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Timur
87. Bahasa Seko Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
88. Bahasa Sikule Digunakan di Wilayah Sumatera
89. Bahasa Simulur Digunakan di Wilayah Sumatera
90. Bahasa Solor Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
91. Bahasa Sula Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Sula Bacan
92. Bahasa Sumba Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Barat
93. Bahasa Sumbawa Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Timur
94. Bahasa Sunda Digunakan di Wilayah Jawa
95. Bahasa Talaud Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
96. Bahasa Taliabo Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Sula Bacan
97. Bahasa Tambulu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
98. Bahasa Tanibar Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
99. Bahasa Ternate Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Halmahera Utara
100. Bahasa Tetun Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Timur
101. Bahasa Tetun Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
102. Bahasa Tidore Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Halmahera Utara
103. Bahasa Timor Digunakan di Wilayah Nusa Tenggara Timur
104. Bahasa Timor Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
105. Bahasa Tombatu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
106. Bahasa Tomini Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Tomoni
107. Bahasa Tompakewa Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
108. Bahasa Tondano Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
109. Bahasa Tontembun Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulut
110. Bahasa Toraja Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
111. Bahasa Uluna Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Sulsel
112. Bahasa Walio Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Muna Butung
113. Bahasa Wetar Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Ambon Timur
114. Bahasa Windesi Digunakan di Wilayah Maluku Daerah Sekitar Halmahera Selatan
115. Bahasa Wotu Digunakan di Wilayah Sulawesi Daerah Sekitar Toraja
 

Nah itu kawan keberagaman bahasa yang terdapat di Indonesia, apakah ada yang menguasai semua bahasa tersebut? Hanya tuhan yang tahu.
Baik sekian dulu untuk artikel kali ini, terima kasih telah membaca artikel ini dan semoga bermanfaat.

Keragaman Agama di Indonesia


Apa kabar kawan? kali ini ane mau ngasih tahu  ke kalian mengenai Keragaman Agama di Indonesia, setelah sebelumnya ane telah memberitahu mengenai Keragaman Suku Bangsa di Indonesia.

Bangsa Indonesia memiliki beragam agama seperti layaknya negara lain, namun tidak semua agama yang ada di dunia  di akui sebagai agama di Indoneia,berikut ini 6 agama yang resmi di akuidi Indonesia :

1. Agama Islam
Nama Kitab Suci : Al-Qur’an
Nama Pembawa : Nabi Muhammad SAW
Permulaan : Sekitar 1400 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Masjid
Hari Besar Keagamaan : Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, Tahun Baru Hijrah, Isra’ Mi’raj
Jumlah Penganut : 207.176.162 jiwa (87,18%)


2. Agama Kristen Protestan
Nama Kitab Suci  : Alkitab
Nama Pembawa : Yesus Kristus
Permulaan : Sekitar 2000 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Gereja
Hari Besar Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih
Jumlah Penganut : 16.528.513 jiwa (6,96%)
 

3. Agama Katolik
Nama Kitab Suci : Alkitab
Nama Pembawa : Yesus Kristus
Permulaan : Sekitar 2000 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Gereja
Hari Besar Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih
Jumlah Penganut : 6.907,873 jiwa (2,91%)
 

4. Agama Hindu
Nama Kitab Suci : Weda
Nama Pembawa : –
Permulaan : Sekitar 3000 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Pura
Hari Besar Keagamaan : Hari Nyepi, Hari Saraswati, Hari Pagerwesi
Jumlah Penganut : 4.012.116 jiwa (1,69%)
 

5. Agama Buddha
Nama Kitab Suci : Tri Pitaka
Nama Pembawa : Siddharta Gautama
Permulaan : Sekitar 2500 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Vihara
Hari Besar Keagamaan : Hari Waisak, Hari Asadha, Hari Kathina
Jumlah Penganut : 1.703.254 jiwa (0,72%)


6. Agama Kong Hu Cu
Nama Kitab Suci : Si Shu Wu Ching
Nama Pembawa : Kong Hu Cu
Permulaan : Sekitar 2500 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Li Tang / Klenteng
Hari Besar Keagamaan : Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh
Jumlah Penganut : 117.091 jiwa (0,05%)

ilmu pengetahuan umum


Nah itu kawan agama yang resmi di akui di Indonesia, ternyata banyak juga ya agama yang ada di Indonesia   hal ini menjadikan Bangsa Indonesia kaya akan keberagaman dalam segala hal termasuk keberagaman Agama.

Baik sekian dulu untuk artikel kali ini, terima kasih telah membaca artikel ini dan semoga bermanfaat.

Keragaman Suku Bangsa di Indonesia



Apa kabar kawan? kali ini ane mau ngasih tahu ke kalian mengenai keragaman suku bangsa di indonesia.

Bangsa Indonesia terkenal dengan keragaman suku bangsa dan budaya daerahnya, hal itu  merupakan wujud nyata dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika( berbeda-beda tetapi tetap satu tujuan ). Oleh karena itu hal ini wajib dilestarikan bagi seluruh masyarakat Indonesia,sehingga mencerminkan rasa persatuan bangsa. baiklah berikut ini merupakan keragaman suku bangsa di indonesia:

1. Aceh
     Suku yang mendiami Provinsi Aceh yaitu Aceh, Gayo, Alas, Kluet, Melayu Tamiang, Haloban, Devayan, Sigulai, Julu, Singkil, Aneuk Jamee, Simelue, dan Pulau.
2. Sumatra Utara
     Suku yang ada di provinsi Sumatra Utara yaitu Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Fakfak, Batak Angkola, Batak Toba, Melayu, Nias, Batak Mandailing, dan Maya-maya.
3. Sumatra Barat
     Suku yang tinggal di Provinsi Sumatra Barat adalah Minangkabau, Melayu, dan Mentawai, Tanjung Kato, Panyali, Caniago, Sikumbang, dan Gusci.
4. Riau
     Suku yang ada di Provinsi Riau yaitu Melayu, Akit, Talang Mamak, Hutan, Sakai, Laut, Bunoi.
5. Kepulauan Riau
     Suku yang terdapat di Provinsi Kepulauan Riau yaitu Melayu, Siak, Sakai, Kubu, Kerinci, Bajau, Batin, Penghulu.
6.  Jambi
     Suku yang terdapat di Provinsi Jambi yaitu Batin, Kerinci, Penghulu, Pedah, Melayu, Jambi, Kubu, dan Bajau.
7. Sumatra selatan
     Suku yang mendiami Provinsi Sumatra Selatan yaitu Melayu, Kikim, Semenda, Komering, Pasemah, Lintang, Pegagah, Rawas, Sekak Rambang, Lembak, Kubu, Ogan, Penesek Gumay, Panukal, Bilida, Musi, Rejang, dan Ranau.
8. Bangka Belitung
      Suku yang menghuni Provinsi Bangka Belitung yaitu Melayu, Jawa, Sunda , Bugis, Banten, Banjar, Madura, Palembang, Minang, Aceh, Flores, Maluku, Manado.
9. Bengkulu
     Suku yang tinggal di Provinsi Bengkulu yaitu Suku Rejang, Suku Serawai, Suku Melayu, Suku Mukomuko, Suku Ketahun, Suku lembak, Suku Enggano, Suku Pasemah, Suku pendatang.
10. Lampung
     Suku yang ada di Provinsi Lampung yaitu Pesisir, Pubian, Sungkai, Semenda, Seputih, Tulang Bawang, Krui Abung, Pasemah, Jawa, Sunda, Batak, Melayu, Lampung (Sebatin dan Pepadun).
11. DKI Jakarta
     Suku yang ada di Provinsi DKI Jakarta yaitu Betawi.
12. Jawa Barat
     Suku yang ada di Provinsi Jawa Barat yaitu Suku Sunda, Jawa
13. Banten
     Suku yang ada di Provinsi Banten yaitu Baduy, Sunda, dan Banten
14. Jawa Tengah
     Suku yang ada di Provinsi Jawa Tengah yaitu Jawa, Karimun, dan Samin.
15. D.I Yogyakarta
     Suku yang mendiami Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Suku Jawa
16. Jawa Timur
     Suku yang menghuni Provinsi Jawa Timur yaitu Jawa, Madura, Tengger, dan Osing.
17. Bali
     Suku yang menghuni provinsi Bali yaitu Bali Aga, dan Bali Majapahit.
18. Nusa Tenggara Barat
     Suku yang tinggal di Provinsi Nusa Tenggara Barat yaitu Bali, Sasak, Samawa, Mata, Dongo, Kore, Mbojo, Dompu, Tarlawi, dan Sumba.
19. Nusa Tenggara Timur
     Suku yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur yaitu Sabu, Sumba, Rote, Kedang, Helong, Dawan, Tatum, Melus, Bima, Alor, Lie, Kemak, Lamaholot, Sikka, Manggarai, Krowe, Ende, Bajawa, Nage, Riung, dan Flores.
20. Kalimantan Barat
     suku yang berada di pulau Kalimantan. Selain Dayak, suku lain yang mendiami Provinsi Kalimantan Barat yaitu Dayak, Kayau, Ulu Aer, Mbaluh, Manyuke,  Melayu-Pontianak, Punau, Ngaju.
21. Kalimantan Tengah
     Suku yang tinggal di Provinsi Kalimantan Tengah yaitu Dayak, Kapuas, Ot Danum, Ngaju, Lawangan, Dusun, Maanyan, dan Katingan, Taboyan, Bukumpai.
22. Kalimantan Selatan
     Suku yang menghuni Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Ngaju, Laut, Maanyan, Bakumpai, Bukit, Dusun, Deyah, Balangan, Aba, Melayu, Banjar, dan Dayak.
23. Suku Tidung dari Kalimantan Timur
     Suku yang tinggal di Provinsi Kalimantan Timur yaitu Ngaju, Otdanum, Apokayan,Punan, Murut, Dayak, Kutai, Kayan, Punan, dan Bugis, Abal, Bulungan, Tidung, Kenyah, Berusau.
24. Kalimantan Utara
     Suku yang menghuni Provinsi Kalimantan Utara yaitu Bugis, Suku Jawa, Suku Banjar, Suku Tidung, Suku Dayak, Suku Bulungan, Suku Suluk.
25.Sulawesi Utara
     Suku yang mendiami Provinsi Sulawesi Utara yaitu Minahasa, Bolaang Mangondow, Talaud, Gorontalo, Sangir, Ternate, Togite, Morotai, Loda, Halmahera, Tidore, dan Obi.
26. Sulawesi Barat
Suku yang terdapat di Provinsi Sulawesi Barat yaitu Mandar, Toraja, Bugis, Jawa, Makassar.
27. Sulawesi Tengah
     Suku yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah yaitu Buol, Toli-toli, Tomini, Dompelas, Kaili, Kulawi, Lore, Pamona, Suluan, Mori, Bungku, Balantak, Banggai, dan Balatar.
28. Sulawesi Tenggara
     Suku yang menghuni Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu Mapute, Mekongga, Landawe, Tolaiwiw, Tolaki, Kabaina, Butung, Muna, Bungku, Buton, Muna, Wolio, Moronene, Wononii, Kulisu, Laki, dan Bugis.
29. Sulawesi Selatan
     Suku yang tinggal di Provinsi Sulawesi Selatan yaitu Mandar, Bugis, Toraja, Sa’dan, Bugis, dan Makassar.
30. Gorontalo
     Suku yang mendiami Provinsi Gorontalo yaitu Gorontalo, Atinggola, Suwawa, Manado, Polahi.
31. Maluku
     Suku yang menghuni Provinsi Maluku yaitu Buru, Banda, Seram, Kei, Ambon, Rana, Alifru, Furu-furu.
32. Maluku Utara
     Suku yang tinggal di Provinsi Maluku Utara yaitu Halmahera, Obi, Morotai, Ternate, Bacan, Module, Pagu, Makian Barat, Kao, Buli, Patani.
33. Papua Barat
     Suku yang ada di Provinsi Papua Barat yaitu Mey Brat, Arfak, Asmat, Dani, dan Sentan
34. Papua
     Suku yang mendiami Provinsi Papua yaitu Sentani, Dani, Amungme, Nimboran, Jagai, Asmat, dan Tobati.

Nah itu kawan 34 macam suku bangsa yang ada di Indonesia, sangat beragamkan suku bangsa yang ada di Indonesia jadi berbanggalah kawan menjadi masyarakat indonesia

Baik sekian dulu untuk artikel kali ini, terima kasih telah membaca artikel ini dan semoga bermanfaat.